Nats Alkitab di dalam 1 Tesalonika 5:21 berkata “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” Oleh
karena itu, saya juga mengajak para pembaca tulisan ini untuk mencoba
mempertimbangkannya dengan fenomena Jumat Agung yang segera akan di
rayakan oleh hampir semua orang Kristen di dunia. Saya hanya berharap,
Anda tidak langsung berprasangka buruk terhadap saya, tetapi bacalah
tulisan ini hingga selesai dan berikanlah penilaian yang objektif bagi
saya menurut terang Firman Tuhan.
Berikut ini saya merincikan 5 langkah
kunci untuk memahami kesimpulan saya tersebut, yaitu Yesus disalib hari
Rabu, bukan Jumat. Siapkah Anda bertemu dengan kebenaran? Jika Ya, Anda
saya persilahkan membaca artikel ini dengan kepala dingin.
1. Kunci 1 = Memahami Perbedaan perhitungan hari Yahudi dengan non-Yahudi
Bangsa Yahudi dengan non-Yahudi memiliki
perbedaan cara untuk menghitung hari. Orang Yahudi menghitung hari mulai
pukul 18.00 (06.00 sore). Berbeda dengan bangsa-bangsa non-Yahudi
lainnya menghitung suatu hari dimulai pukul 00.00 (12.00 malam).
Pemahaman akan konteks ini adalah perlu untuk menyelaraskan ayat-ayat di
dalam Alkitab.
2. Kunci 2 = Menemukan ayat teknis
Cara untuk mengetahui berapa lamakah
Yesus berada di dalam perut bumi dengan tepat adalah dengan terlebih
dahulu menemukan ayat teknisnya. Hal ini dikarenakan, di dalam Alkitab
ada disebutkan Yesus bangkit pada hari ketiga (Mat.16:21; 17:23; 20:19; Luk. 9:22; 18:33; 24:7; 24:46; Kis. 10:40; 1Kor.15:4), di ayat lain dikatakan Yesus dibangkitkan setelah hari ketiga (Mat.27:63;
Mrk. 8:31; 9:31; 10:34; Luk. 24:21), dan hanya satu kali di dalam
Alkitab disebutkan bahwa Yesus Kristus akan berada di dalam rahim bumi selama 3 hari 3 malam
(Mat. 12:40). Jadi, untuk menyelaraskan semua ayat-ayat Alkitab
tersebut (karena memang ayat-ayat Alkitab tidak ada yang bertentangan)
haruslah dianalisis manakah ayat teknisnya.
Dari sekian banyak ayat yang terkutip di atas, maka jelaslah bagi kita bahwa ayat teknis tersebut adalah Matius 12:40.
“Sebab seperti Yunus tinggal di dalam
perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan
tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.”
Mengapa ayat ini disebut sebagai ayat teknis? yaitu karena ayat ini secara lengkap menyingkapkan substansinya, “tiga hari tiga malam.”
Ayat-ayat lainnya hanya menyebutkan sebagian dari hari tersebut atau
hanya “tiga hari” saja, tanpa menyebut malamnya. Jadi, untuk menafsirkan
ayat ini dengan sejujur-jujurnya kita harus melihat nuansa kualitatif
ayatnya dan bukan kuantitatif ayat tersebut.
Kasus seperti ini bukanlah satu-satunya
di dalam Alkitab. Sebagai contoh adalah tentang komposisi nama yang
menjadi otoritas baptisan. Ada banyak ayat di dalam Alkitab yang
menyebutkan dibaptis dalam nama Yesus saja (Kis. 2:38, 8:16, 10:48,
19:5), namun cukup satu ayat saja di dalam Matius 28:19 yang mengatakan
membaptis di dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, maka kita tahu bahwa
empat ayat di dalam Kisah Para Rasul tersebut adalah kasus synecdoche
(gaya bahasa yang menyebut sebagian untuk mewakili keseluruhan).
Demikian jugalah tentang hari penyaliban Yesus Kristus! Ada banyak ayat
synecdoche, tetapi kita tahu bahwa ungkapan yang penuhnya adalah 3 hari 3
malam (Mat. 12:40).
3. Kunci 3 = Kapan Yesus mulai dikubur dan kapan Yesus bangkit
Jika kita ikuti narasi Alkitab, maka kita
temukan bahwa Yesus meninggal kira-kira jam 3 sore (Mat. 27:46).
Kemudian, seorang yang bernama Yusuf dari Arimatea secara
sembunyi-sembunyi datang kepada Pilatus untuk menurunkan mayat Yesus
untuk menguburkan-Nya. Bersama dengan Yusuf, datang pula Nikodemus
membawa campuran minyak mur dan minyak gaharu, kira-kira 50 kati
beratnya. Mereka mengapani Yesus dan membubuhiNya dengan rempah-rempah,
sebagaimana adat yang berlaku bagi bangsa Yahudi sebelum menguburkan
mayat. (Yoh. 19:38-42). Jadi, dengan adanya proses penurunan dari salib,
pengapanan, dan memasukkan ke dalam kubur, tidaklah aneh jika kita
simpulkan bahwa Yesus disalib kira-kira jam 6 sore. Sebagaimana telah
disinggung di bagian awal tulisan ini, pergantian hari bangsa Yahudi
adalah mulai pukul 6 sore. Jadi, Yesus mulai berada di dalam kubur
adalah hari Kamis malam.
Tentang kapan Yesus bangkit, di dalam Alkitab disebutkan pada hari pertama Minggu (Mat.28:1).
Di dalam ayat tersebut tidak disebutkan jam berapa Yesus bangkit,
tetapi apabila kita ingin konsisten dengan Alkitab, maka tidak salah
untuk menyimpulkan Yesus bangkit kira-kira pukul 18.00 (jam 6 sore).
Yesus memang tidak bangkit tepat pada pagi hari, sebab tidak ada
dukungan ayat yeng secara telak menyebutkannya demikian. Kesimpulan yang
mengatakan bahwa Yesus bangkit pada pagi hari mungkin di dasarkan pada
Markus 16:1, karena di ayat tersebut di katakan “pagi-pagi.” Tetapi,
jika kita lihat ke bahasa aslinya, ayat ini sebenarnya terjemahannya
adalah “awal hari pertama,” (bdk. Alkitab King James Version KJV, “early
the first day”). Maria Magdalena dan Maria yang lain yang datang ke
kubur tersebut tidak sedang menyaksikan kebangkitan Yesus, malah mereka
telah mendapati batu terguling, kubur kosong, dan penjaga-penjaga tidak
ada lagi di sana (ay. 2-10). Jadi, sangat mungkin bahwa Yesus telah
bangkit pada waktu malam hari (kira-kira jam 6 sore), tetapi baru
diketahui oleh para wanita tersebut di pagi hari Minggu itu.
Kunci 4 = Melakukan percobaan trial and error
Percobaan 1, Apabila
Yesus disalib hari Jumat pukul 18.00 dan bangkit hari Minggu pukul
18.00, makaYesus berada di dalam perut bumi selama kira-kira 1 hari 1 ½ malam. Hal ini bertentangan dengan Matius 12:40, yang mengharuskan Yesus berada di rahim bumi 3 hari 3 malam.
Percobaan 2, Apabila Yesus disalib hari Rabu pukul 18.00 dan bangkit hari Minggu pukul 18.00, maka Yesus berada di dalam perut bumi selama 3 hari 3 malam. Hal ini sangat sesuai dengan Matius 12:40, yang menyebutkan Yesus harus berada di dalam rahim bumi 3 hari 3 malam.
Kunci 5 = Membandingkan fakta-fakta Alkitab lainnya
1. Imam-imam dan orang Farisi menemui Pilatus setelah hari persiapan
Hari apakah yang halal
bagi orang Farisi dan imam-imam berkunjung kepada Pilatus? Hari tersebut
tidak mungkin Sabtu (Sabat), apalagi Minggu. Oleh karena itu,
kesimpulannya adalah ada dua Sabat ketika penyaliban dan kematian Yesus.
Sabat pertama adalah Sabat Besar yang dirayakan setahun sekali, yang pada saat itu jatuh pada hari Kamis (Yoh. 19:31), sabat yang kedua adalah Sabat Rutin
(Sabtu). Peristiwa penyaliban Yesus terjadi pada hari persiapan sebelum
sabat mulai (Luk. 23:53-55). Di dalam Matius 27:62 disebutkan bahwa
sesudah hari persiapan imam-imam dan orang Farisi menghadap Pilatus.
Penalaran logisnya adalah harus ada satu hari yang halal bagi para
imam-imam dan orang Farisi untuk bertemu dengan Filatus, yaitu sebelum
Yesus bangkit. Hari apakah itu? yaitu hari Jumat.
Apabila Yesus di salib
hari Jumat, dan sesudah hari persiapan imam-imam dan orang Farisi datang
menghadap Firaun, masih adakah hari yang halal bagi mereka untuk
melakukan kunjungan (bersidang)? Mungkinkah hari Sabtu (Sabat)? atau
bahkan Mingggu? Jelas kejadian demikian tidak akan terjadi. Oleh karena
itu, fakta ini semakin menguatkan kesimpulan Alkitab bahwa Yesus disalib
pada hari RABU.
2. Wanita-wanita membeli rempah-rempah
Hari apakah yang
mungkin bagi wanita-wanita tersebut membeli remppah-rempah dan
mengolahnya? Sekali lagi, fakta kedua ini hanya benar jika Yesus disalib
hari RABU.
di dalam Markus 16:1 kita diberitahu bahwa wanita-wanita tersebut membeli rempah-rempah setelah hari sabat.
Setelah lewat hari
Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli
rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
sementara di dalam Lukas 23:56 kita diberitahu bahwa mereka menyediakan rempah-rempah sebelum hari sabat.
Dan setelah pulang,
mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat
mereka beristirahat menurut hukum Taurat,
Jadi, manakah yang benar dari kedua pernyataan ini? Yang benar adalah kedua ayat tersebut benar.
Satu hal yang bisa
menyelaraskan ayat-ayat ini adalah bahwa harus ada 2 hari Sabat saat
itu. Dan hari yang dipakai oleh wanita-wanita untuk membeli
rempah-rempah adalah hari Jumat. Ayat ini sangat tidak mungkin bisa
selaras jika Yesus disalibkan hari Jumat.
Kunci 6 = Tunduk pada Alkitab
Kesimpulannya adalah Yesus disalib hari
RABU, bukan JUMAT. Jika Anda membantahnya, maka ingatlah Anda tidak
boleh benci kepada saya karena menuliskan artikel ini buat Anda.
Bersyukurlah, bahwa kebenaran telah disingkapkan kepada Anda. Saya sudah
memberitahukan Anda, selebihnya adalah urusan Anda dengan Tuhan Yesus
Kristus.
Terus terang, posisi ini tidak cukup
populer di kalangan umat Kristen, tetapi walaupun demikian, hal itu
tidak akan mempengaruhi kebenaran yang mengiringinya.
Reungkanlah!!!
Memperingati kematian dan kebangkitan
Yesus Kristus adalah saat-saat paling penting bagi semua orang Kristen
yang sudah lahir baru. Bahkan lebih penting jika dibandingkan dengan
perayaan natal Kristus. Yesus sendiri telah memberi perintah ini kepada
murid-muridNya ketika mereka sedang mengadakan perjamuan malam. (1 Kor.
11:23-25). Dengan demikian perintah ini harus dilakukan dengan
setepat-tepatnya. Orang percaya tidak boleh memandang rendah Perjamuan
Tuhan, juga tidak boleh menganggapnya hanya sebatas rutinitas gereja
belaka! Peringatan kematian dan kebangkitan Yesus harus sungguh-sungguh
kita hayati, bahwa kitalah seharusnya yang akan mati terhukum di kayu
salib, sebab kitalah orang berdosa yang akan binasa itu. Tetapi, Yesus
Kristus telah rela menggantikan kita mati di kayu salib demi
menyelamatkan kita. Jadi, siapapun yang memandang acara peringatan
kematian dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai hal yang biasa-biasa
saja, maka dia akan celaka!
Tindakan untuk beralih dari satu
pemahaman dan menganut pemahaman yang lain, yang jauh lebih benar tentu
adalah tindakan yang benar. Oleh karena itu, saya juga ingin membagikan
kebenaran yang telah saya dapatkan ini kepada setiap orang-orang yang
rindu mencari kebenaran, yaitu tentang kebenaran Alkitab yang
mengungkapkan bahwa Yesus disalib hari Rabu, bukan Jumat. Saya tentu
sangat berharap Anda adalah salah satu dari pencari kebenaran tersebut.
Saya sarankan Anda membaca buku-buku ini sebagai perbandingan bagi Anda.
Kontra Yesus disalib hari Jumat
- Suhento Liauw = Kristus disalib hari Rabu bukan Jumat, penerbit Graphe
- Gleason L. Archer = Yesus disalib Kamis atau bahkan Rabu. (Encyclopedia of Bible Difficulties; Hal-hal yang sulit dalam Alkitab, Gandum Mas; hlm.556-558)
Pro Yesus disalib hari Jumat
- Charler Ryrie = Yesus disalib hari Jumat, Theologi Dasar 2, Andi. p.25
- John Calvin, = Jumat Commentary on a Harmony of The Evangelists, Matthew, Mark, and Luke; Baker Book House, Grand Rapids, Michigan. second volume hlm.95
- Matthew Henry = Kristus dikubur pada hari keenam = Jumat pada minggu itu (Tafsiran Matthew Henry Injil Matius 1 – 14; Penerbit Momentum, hlm.600)
Tidak ada gunanya bagi saya memberikan
sebagian informasi dan menutupi yang lainnya, silahkan Anda
pertimbangkan sendiri. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua.