Jumat, 04 Maret 2016

KEMATIAN TIDAK MENUNGGU !!!

Ladang Sudah Menguning

        Penulis lagu himne yang terkenal karena kebutaannya, Fanny Crosby pernah ditanya apakah ada yang lebih buruk daripada buta? Ia menjawab, “Ya, memiliki mata tetapi tidak memiliki visi.” Banyak jemaat Tuhan pada masa kini memiliki masalah karena mampu melihat secara fisik tetapi tidak secara rohani. Tuhan Yesus membahasnya di Yohanes pasal 4. Pada waktu itu Dia baru saja menyelamatkan seorang perempuan di sumur, dan perempuan itu telah pergi ke Samaria untuk mengatakan, “mari lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?” tidak lama kemudian para muridNya berkata kepada Yesus, “Rabi, makanlah.”

     Sebagai tanggapan atas kebaikan tapi keduniawian para murid, “kata Yesus kepada mereka: “makananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaanNya. Bukankah kamu mengatakan :”empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.” (Yoh. 4:34-35). Benar saudara, ladang telah menguning dan siap untuk dituai!


Kita Harus Melihat Visi Rohani!

      Apa yang menjadi perhatian dan fokus para murid Yesus adalah makanan, tetapi fokus Sang Juruselamat adalah jiwa-jiwa! Ketertarikan para murid adalah perjamuan, tetapi ketertarikan Yesus adalah jiwa-jiwa yang tersesat! Dia berkata kepada para murid untuk berhenti makan makanan yang sementara, dan memandang pada orang banyak yang memiliki roh dan jiwa yang kekal, karena saat itu, perempuan Samaria itu mengajak seluruh penduduk kota mengikutinya untuk datang kepada Yesus! Luar biasa! 

       Para pemberita Injil, para pengkhotbah dan para pengajar bahkan setiap orang yang telah lahir baru haruslah mampu mengangkat pandangannya dan menolong orang-orang yang memiliki keinginan untuk mendengarkan berita keselamatan itu. Saat Yesus sedang berkata kepada para murid untuk melihat, Dia sebenarnya sedang menasehati mereka untuk melihat dari dekat dan mengamati. Inilah aspek sebenarnya yang Tuhan inginkan untuk kita lihat berhubungan dengan tuaian.


Kematian Tidak Menunggu!

       Suatu kali, saat seorang pemberita Injil sampai di sebuah desa di Afrika, penginjil tersebut berhasil mentobatkan seorang pria yang dengan kesungguhan hatinya menerima Kristus sebagai Juruselamatnya. Namun selain sukacita yang memenuhi sanubarinya, ternyata beban besar juga memenuhi hati dan pikiran pria tersebut. Dengan keheranan penginjil tersebut melihat mimik muka yang bersedih bertanya "Kenapa engkau sedih bukankah Juruselamat sudah datang  menebus dosamu. 
         
      Sambil terisak karena kesedihan yang mendalam, pria itu memandang pemberita Injil itu dan berkata, “mengapa anda tidak segera datang dari dulu ke desa ini? Kedua orangtua saya telah meninggal dalam dosanya dan sedang ada di Neraka saat ini sebagaimana yang telah anda sampaikan melalui Alkitab.” Sambil menunjuk ke suatu lokasi dimana kedua orang tua nya di kuburkan. 

      Memang saudara, kematian tidak punya waktu untuk menunggu sampai saat berita Injil itu dikumandangkan. Kematian akan tetap datang bahkan berkejaran dengan waktu. Jadi pesan Tuhan Yesus harus benar-benar mampu kita lihat dengan mata rohani. Ada banyak orang yang ingin mendengar penjelsan berita Injil keselamatan, tetapi hari ini justru terlalu banyak orang Kristen bahkan yang sudah lahir baru, malah sibuk memikirkan makanan yang sementara atau pun perjamuan pesta kedagingan. Mereka terperangkap pada godaan Iblis yang memunculkan pesta perayaan duniawi yang semuanya berhubungan dengan memuaskan nafsu kedagingan semata. Mari kita melihat visi Tuhan atas jiwa-jiwa yang tersesat. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar