SABAT & YESUS!
Awal kehidupan Yesus
Pada awal hidupNya, ketika Yesus masih kecil
dan belum menjalankan tugas pelayananNya, Yesus masih menjalani hidup di bawah
Hukum Taurat sesuai dengan adat istiadat Yahudi dalam pandangan Farisi dan Ahli
Taurat. IA disunat pada hari kedelapan dan menjalani ritus pentahiran dan
penyerahan anak sulung (Lukas 2:21-24):
21
|
Dan ketika
genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama
yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.
|
|
22
|
Dan ketika
genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke
Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
|
|
23
|
seperti
ada tertulis dalam hukum Tuhan: ''Semua anak laki-laki sulung harus
dikuduskan bagi Allah'',
|
|
24
|
dan untuk
mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu
sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.
|
Dan selanjutnya Yesus masih mengikuti ritual
paskah Yahudi (Lukas 2:41-42):
41
|
Tiap-tiap
tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.
|
|
42
|
Ketika
Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang
lazim pada hari raya itu.
|
Sejak Yesus Dibaptis
Setelah pembaptisan oleh Yohanes Pembaptis,
kita bisa melihat bagaimana pandangan Yesus terhadap Taurat mulai berseberangan
dengan orang Farisi, Ahli Taurat, dan adat istiadat Yahudi. Yesus mulai
menyatakan diri sebagai “Anak Allah”, yang mengakibatkan DIA dianggap menghujat
Allah. Kemudian, sekalipun menurut kebiasaan pada hari Sabat IA biasa masuk ke
rumah ibadat, kita dapat melihat bahwa kesempatan itu digunakan Yesus untuk
menyatakan otoritasNya kepada umat Israel
dengan membaca kitab suci dan mengajar di situ. Bahkan IA mengaku
memiliki Roh Tuhan dan diurapi Tuhan untuk MENJALANKAN PEMBEBASAN DAN
MEMBERITAKAN TAHUN RAHMAT TUHAN (Lukas 4:14-30):
14
|
Dalam
kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di
seluruh daerah itu.
|
|
15
|
Sementara
itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.
|
|
16
|
Ia datang
ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia
masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
|
|
17
|
Kepada-Nya
diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana
ada tertulis:
|
|
18
|
''Roh
Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan
kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
|
|
19
|
untuk
memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi
orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk
memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.''
|
|
20
|
Kemudian
Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan
mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
|
|
21
|
Lalu Ia
memulai mengajar mereka, kata-Nya: ''Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu
kamu mendengarnya.''
|
|
22
|
Dan semua
orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang
diucapkan-Nya, lalu kata mereka: ''Bukankah Ia ini anak Yusuf?''
|
|
3
|
Maka
berkatalah Ia kepada mereka: ''Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini
kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga,
di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di
Kapernaum!''
|
|
24
|
Dan
kata-Nya lagi: ''Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang
dihargai di tempat asalnya.
|
|
25
|
Dan Aku
berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak
perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam
bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
|
|
26
|
Tetapi
Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang
perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.
|
|
27
|
Dan pada
zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari
mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.''
|
|
28
|
Mendengar
itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu.
|
|
29
|
Mereka
bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung,
tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.
|
|
30
|
Tetapi Ia
berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.
|
TAHUN RAHMAT TUHAN adalah TAHUN KE 50, yaitu
TAHUN YOBEL (Imamat 25:10 dst) :
10
|
Kamu harus
menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu
bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu
harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.
|
|
11
|
Tahun yang
kelima puluh itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan
apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur
yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya.
|
|
12
|
Karena
tahun itu adalah tahun Yobel, haruslah itu kudus bagimu; hasil tahun itu yang
hendak kamu makan harus diambil dari ladang.
|
|
13
|
Dalam
tahun Yobel itu kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya.
|
|
14
|
Apabila
kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli dari padanya, janganlah
kamu merugikan satu sama lain.
|
|
15
|
Apabila
engkau membeli dari sesamamu haruslah menurut jumlah tahun sesudah tahun
Yobel, dan apabila ia menjual kepadamu haruslah menurut jumlah tahun panen.
|
|
16
|
Makin
besar jumlah tahun itu, makin besarlah pembeliannya, dan makin kecil jumlah
tahun itu, makin kecillah pembeliannya, karena jumlah panenlah yang dijualnya
kepadamu.
|
|
17
|
Janganlah
kamu merugikan satu sama lain, tetapi engkau harus takut akan Allahmu, sebab
Akulah TUHAN, Allahmu.
|
|
18
|
Demikianlah
kamu harus melakukan ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-Ku serta
melakukannya, maka kamu akan diam di tanahmu dengan aman tenteram.
|
|
19
|
Tanah itu
akan memberi hasilnya, dan kamu akan makan sampai kenyang dan diam di sana
dengan aman tenteram.
|
|
20
|
Apabila
kamu bertanya: Apakah yang akan kami makan dalam tahun yang ketujuh itu,
bukankah kami tidak boleh menabur dan tidak boleh mengumpulkan hasil tanah
kami?
|
|
21
|
Maka Aku
akan memerintahkan berkat-Ku kepadamu dalam tahun yang keenam, supaya
diberinya hasil untuk tiga tahun.
|
|
22
|
Dalam
tahun yang kedelapan kamu akan menabur, tetapi kamu akan makan dari hasil
yang lama sampai kepada tahun yang kesembilan, sampai masuk hasilnya, kamu
akan memakan yang lama.''
|
TAHUN YOBEL merupakan SABAT AKBAR sebagai
penutup 7 kali Sabat tahunan.
Arti Luas Sabat
Sangat menarik apabila kita mengamati bahwa
Sabat itu dirayakan tidak hanya hari Sabtu, tapi bisa juga tahun ke-7, dan juga
tahun ke-50, tahun pertama dari 7 tahunan setelah 7x7 tahun! Yesus menyatakan
diriNya sebagai Tuhan atas hari Sabat (Markus 2:28) :
28
|
jadi Anak
Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.''
|
Dan klimaksnya adalah diriNya telah menggenapi
TAHUN RAHMAT TUHAN atau SABAT YOBEL atau TAHUN PEMBEBASAN itu!!! (Lukas
4:17-21):
17
|
Kepada-Nya
diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana
ada tertulis:
|
|
18
|
''Roh
Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan
kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
|
|
19
|
untuk
memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi
orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk
memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.''
|
|
20
|
Kemudian
Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan
mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
|
|
21
|
Lalu Ia
memulai mengajar mereka, kata-Nya: ''Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu
kamu mendengarnya.''
|
Pengertian Sabat
Dalam soal Sabat, ternyata Yesus memberikan
pengertian yang bersifat hakekat yang menjadikan DIA berseberangan dengan orang
Farisi dan Ahli Taurat. Yesus mengatakan; (Markus 2:27-28):
27
|
Lalu kata
Yesus kepada mereka: ''Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia
untuk hari Sabat,
|
|
28
|
jadi Anak
Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.''
|
Ayat ini sering disalahtafsirkan seakan-akan
menunjukkan perintah untuk memelihara Sabat, padahal konteks perikop ayat
tersebut berbicara sebaliknya, yaitu membantah pengertian orang Farisi mengenai
cara memelihara Sabat! Dalam konteks tersebut tampak sekali sikap Yesus yang
membela pelanggaran Sabat yang dilakukan
oleh murid2Nya, tetapi itu tidak berarti melanggar Sabat Allah, melainkan
melanggar tradisi Sabat yang ditafsirkan keliru oleh orang Farisi dan Ahli
Taurat. Lihat yang dikatakan orang Farisi (Markus 2:24):
24
|
Maka kata
orang-orang Farisi kepada-Nya: ''Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang
tidak diperbolehkan pada hari Sabat?''
|
|
Sabat adalah suatu PERHENTIAN dan PEMBEBASAN,
namun orang Farisi dan Ahli taurat menjadikannya suatu kesukaran dan perhambaan
dalam bentuk SYARIAT “boleh-tidak”. Dengan begitu hari Sabat bukan lagi
membebaskan manusia melainkan dijadikan KUK yg BERAT!
Praktik Yesus
Yesus sering menyembuhkan orang pada hari
Sabat dan ini dianggap oleh orang Farisi dan Ahli Taurat sebagai melanggar
Sabat dan akhirnya mereka ingin membunuhNya (Matius 12:9-14).
Yesus pun mengecam para Farisi dan Ahli Taurat
yang malah mengikatkan beban berat dan meletakkannya di atas bahu umat Israel
(mereka menekankan ritus lahiriah dan miskin rohaniah) (Matius 23).
Konklusi
Dari sini kita dapat melihat apa arti dari
“Tidak meniadakan Hukum Taurat, tetapi menggenapi Taurat, yaitu memberikan
pengertian “HAKEKAT DARIPADA TERSURAT”!!! demikian juga inti Sabat yang
tersurat, diberi pengertian hakekatnya oleh Yesus sebagai sesuatu yang
mendatangkan damai sejahtera dan kelegaan kepada manusia. Yesus mengatakan:
(Matius 11:28):
28
|
Marilah
kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi
kelegaan kepadamu.
|
Kata “KELEGAAN” (terjemahan lama SENTOSA),
adalah terjemahan kata Yunani “KATAPAUSIS” yang merupakan padanan kata Ibrani
“SABBATH”.
Demikian hal yang bisa saya paparkan, kiranya
memberi pencerahan.... God be with us!!!
*** ( kawanan kecil )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar